Pages

Saturday, November 17, 2012

antara aku, hujan dan tulisan ini

yah... laptop yang sudah kututup beberapa jam yang lalu aku nyalakan kembali kembali hanya sekedar ingin membagi kegilaanku malam ini..

setelah sesak menangis, kepala menjadi berat karna menangis, mata bengkak karna menagis. hujan turun perlahan. setitik. rintik. guyur. lalu deras.

tak tau dari mana gagasan ini bisa muncul di kepalaku.
ketika hujan deras-derasnya menghentak bumi, aku memilih keluar ke atas dan membiarkan tubuh kurusku dihentak hujan. kubiarkan basah. kupastikan air mata menyatu bersama hujan.

entah untuk apa tujuannya aku lakukan ini. hanya ingin mengalirkan kesedihanku saja. sedih entah karna apa. setidaknya ada yang menemaniku menangis malam ini. hujan menemaniku.

dingin dan aku bergidik dengan tingkah nekat ini. beruntung tetangga tak ada yang melihatku. selain aku dianggap gila pasti mereka akan datang dan menyuruh ibu kosku memastikan apakah aku manusia atau setan.

mandi hujan seperti waktu kecil. rindu akan hal itu diam-diam menyelip. hanya saja yang bedakannya adalah mandi hujanku malam ini agak tak wajar. seperti hilang akal sehat. anggaplah.

kunikmati saat dinginnya sampai badanku menggigil, tulang-tulangku ngilu, nafasku sesak dan kepalaku pusing. berharap aku bisa tidur setelahnya dan bukan malah flu.

seperti sosok dingin menyentuhku.. hujan benar-benar menyuntuhku.. membangkitkan kegilaan didalam diriku.

hampir satu jam saja diatas,, kurasakan cukup. tubuh tipis ini ternyata tak mampu bertahan lebih lama diatas. andaipun bisa, kurasa bukan dalam kondisi sadar, tapi pingsan. malah jadi ribet nantinya.

membersihkan diri, ganti pakaian, keringkan rambut. lalu ku tulis. mungkin beginilah terus nantinya. hanya sebagai rahasia. ya,,, karna hanya sedikit orang yang mengunjungi blogku ini.. bahkan orang-orangpun banyak yang tak tau. yang taupun aku jamin tak pernah menjamahnya. termasuk orang yang aku ceritakan di setiap postinganku.

diluar sana hujan menjadi-jadi. mencoba merayuku untuk keluar dan basah lagi.
cukup untuk hari ini hujan. mungkin lain kali. aku lelah. perutku makin nyeri,, ah iya perutku. setelah ada hasilnya mungkin aku bisa bicara lebih lanjut.

riweuh ya ini hidupku... atau hanya aku yang menganggapnya seperti itu??? ya.. tentu saja hanya aku dan aku sendirilah yang membuatnya begitu rumit.

semoga hujanpun bisa mengalirkan ketegangan hidupku. dan aku bisa lebih lebih lebih lebi santai lagi. semoga saja ya hujan..

hujan.. terimakasih atas buaianmu.

tangis yang ( mungkin ) tak berarti

Hal yang aku lakukan saat menutup pintu kosan dan menangis hingga terduduk membelakangi pintu adalah menelpon mama dangan menangis dan kebohongan didalamnya..

seorang anak yang sedang tinggal jauh dengan orang tuanya, tiba-tiba menelpon sambil menangis tentulah membuat mereka khawatir bukan..??

iya,, aku telpon mama sambil sesegukan,, betapa aku bayangkan raut wajah mama yang sedang mendengarkan diseberang telpon sana. mama bilang kenapa nak,, ada apa,,?? aku hanya bisa bilang dengan terbata-bata karna tangis.. ga papa mah, cuma mens adek sakit ma, sakit banget. maap tuhan itu bohongku.. aku hanya ingin ada yang mendengarkanku menangis malam ini. menemaniku melewati sakitnya kenyataan malam ini. kau menemanikukah tuhan setelah semua yang telah aku lakukan. setelah segalanya tuhan.

aku ini setan dalam wujud sempurnamukah tuhan??

dia mungkin benar, semua harus diperbaiki. tapi, dengan apapun itu semua yang dia mulai?? aku terima tuhan jika kondisinya memang begini. kuatkan aku tuhan. mungkin aku salah satu dari ribuan makhluk yang berfikir realistis dalam sepanjang hidupku.

apakah ini buah dari pemikiran realistisku?? aku sukar berpikir dengan hal yang bertele-tele.
lalu tuhan untuk apa aku menangis lagi. mengapa rasanya sakit sekali.

suara mama sedikit menurunkan rasa kesepianku. perasaan sendirir yang tak hentinya datang ketika ini terjadi. berkali-kali.

tuhan. aku tau yang terbaik untukku. engkau, aku mohon dukunglah dengan kemampuanmu itu.
aku tau ini pilihan yang kau sediakan. aku memilih ini, artinya kau harus mendukungku.

sakit ini semoga tak aku keluarkan lagi. hal ini semoga tak terulang lagi. rasa sepi ini semoga bisa aku kendalikan. resah seperti ini semoga bisa aku kurung.

tuhan tolong, saat aku membuka mata esok hari. buatlah keadaanku senormal mungkin seharusnya.

Thursday, November 15, 2012

Air Mata Tentang Apa??

Tadinya aku memilih untuk membaca novel yang ku beli beberapa jam yang lalu,, dan mengabiskannya untuk liburku malam ini...

beberapa lembar sudah kubaca sembari menemani kekasihku makan malam, tadi. dan pulang ini aku akan melahap dua novel yang lumayan tebal, niatku.

beberapa lembar selanjutnya aku lewati,, dan tak ada sedikit kaitannyapun dengan novel itu tiba ada yang basah mengalir dari mari mataku. hangat. dan membuat wajahku panas. air mata. aku menangis.

aku coba menyekanya berkali-kali agar tak keluar lagi dan fokus pada bacaanku. tapi tak berhasil, tangisku semakin jadi dan menjadi-jadi.

aku sudah tak berkonsentrasi lagi dengan bacaanku, aku tegakkan dudukku dati posisi tidur. ku atur nafasku agar tak terengah-engah karna tangis. menetralkan pikiranku. dan tangisku pecah bersama hujan. ya, untung ada hujan. yang menyamarkan tangisku. lalu air mataku terus saja mengalir. apa ini?? ada apa denganku??

"kau sedang rindu".. terdengar seperti itu bisikan dari dalam. aku rindu?? ah tangisku makin brutal..

mungkin memang aku sedang rindu.. rindu rumah.. papa.. mama.. aku tangisi saat aku ingat itu.. tapi belum ada rasa lega.. entahlah, aku hanya merasa sepi.. sepi sesungguhnya.

aku sudah sesak nafas karna tangis ini.. bibirku bergetar karna tangis ini.. akhirnya aku tau 70% penyebab tangisku.. keegoisanku. ya, andailah begitu.

seharian, dari semalam kemarin malah aku merasakan kesal. yang aku diamkan dan aku ajak kompromi dengan menyibukkan diri. membenahi kamar, tidur seharian, memutral playlist kesukaanku berkali-kali, makan, belanja. semua aku coba biasakan. aku coba kuatkan. tapi ternyata semakin aku mencoba untuk tegar, untuk kuat, aku semakin merasa aku ini payah, lemah. selangkah aku memasuki kamarku dan sendiri tanpa siapapun, aku menangis sendiri, terisak sendiri. ruang yang "sendiri" ini sudah begitu lama tinggal dan menyeruak ketika dia tau waktu yang tepat.

bagai manusia yang berkepribadian ganda. dua sisi yang berbeda. aku selalu tak mau sendiri dalam waktu apapun. aku takut terlalu sering menangis. aku lelah terus-menerus menangis. menatap buram pandanganku yang ditutupi butiran bening basah. menghabiskan berlembar-lembar tissue untuk menyeka. aku takut jika sewaktu-waktu nanti, aku benar-benar terbiasa dengan sendiri dan tak akan menangisinya lagi. apakah pada saat itu berarti aku tak akan peduli lagi. tolong... aku tak mau itu dan waktu itu terjadi.

tapi aku bisa apa.. jika ini aku suarakan, maka keegoisan malah yang akan timbul, ketidakmengertian, kesalahpahaman, dan "perang dingin" yang akan menyeruak.

aku ingin menjadi sisi yang mengerti, memahami dan "tak menggangu".. untuk menjadi itu apakah pantas aku menunjukkan apa yang aku mau?? menunjukkan opini ketakutanku tadi?? aku rasa itu tak pantas. lalu terus seperti ini?? mungkin. sampai kapan?? aku tak tau. mungkin sampai waktu yang tepat. dan ketika itu, aku berharap aku masih bisa menangis. mengapa harus tetap menangis?? karan dengan menangis aku bisa merasakan hal yang lainnya. aku bisa bahagia, aku bisa cemburu, aku bisa marah, manja, kesal, dan segalanya. karna menurutku menangis tanda dari rasa itu masih ada. dari pada aku tak peduli lagi.

tapi.. apakan dengan aku diam kau akan paham, mengerti dan merasakannya?? mungkin iya, tapi kau akan merasakannya dari segi kekecewaan dan kemarahanku saja. bukan dari kesendirianku. lalu harus bagaimana?? entahlah... mungkin jalani saja. lalu kapan akan berakhir sampai pengertian itu ada??? aku juga tak tau.. mungkin nanti. cepat atau lambat. nanti.

tangis mulai ringan,, tapi hati masih gelisah entah karna apa lagi. apa harus aku biarkan lagi sampai tangis berikutnya pecah, sampai semuanya jelas mengapa.

aku yang menyayangimu. tangisku untuk semua sayangku. untukku yang menyayangimu.

backgound baru....!!!

Yeiiiiiyyyyyyyyyyyy....
Akhirnya background blogku ganti jugak.. seletelah putus asa berbulan-bulan gak bisa diganti ini,,, heuheuehuu...
tapi akibat ketidaksengajaan eeeeeehhhhh keganti,,, sik asiiiikkk,,, ullalalaaaa..

Udah sih cuma mau info itu doang kok... hihihiiii... 

Wednesday, November 7, 2012

Happy 1'th Anniv with @masteroby

07 November 2012

Happy 1'th Anniv abah booo...

yes.. anniversary bukan anniyudoyono,,,,
ihihihihihii....

wah wah udah satu tahunan aja ya kita... uwuwuwuuw....
padahal udah berasa lama banget ajah...

hm.... makasih sayang untuk satu tahun ini...
untuk semua canda, hinaan, cengengesan, ambekan, dan ini itu..
yak... semua ngalir tanpa titian yg yg direncanakan... tapi tetap mengalir indah..

ga muluk2 abah...
semoga bisa ngelewatin tahun berikutnya ya..
ceria kayak biasanya...

btw...
kamu suka kadonya??
maap bukan kado yg mewah dan ga begitu mahal...

hm.... aku kasih itu supaya kamu berasa deket2 aku aja terus...
bwahahahhaa...norak ya aku...
cuma ya apa boleh buat... emang norak,,
hahahhaa...

ohya gimana suratnya???
culun ya bo... hahhahaa
aku sih mau kasih kutipan gitu,, cuma ga sempet..
disini ajah ya aku kasih ke kamu..

" I Love you without knowing how, or when, or from where. I love you straight for wardly wirhout complexities or pride. I Love you because i know no other way. - Pablo Neruda "

Happy 1'th Anniv @masteroby