Pages

Sunday, December 22, 2013

Happy Mother's Day

Selamat Malam.. Hari mau nulis tentang Hari Ibu atau Mother's Day..

Sebenernya Hari Ibu itu bisa dirayakan tiap hari, dan kasih gift ke Ibu juga bisa kapanpun. Hanya saja moment yang berkesannya ada ditanggal ini.

Bagi sebagian orang yang tinggal jauh dari Ibunya -seperti saya misalnya- moment Hari Ibu itu sangat berharga. Memang tiap hari kita selalu komunikasi lewat Telpon atau Sms, tapi pada hari itu semuanya keliat lebih syahdu dan sedih. sama halnya pas Beliau ulang tahun atau kita yang ulang tahun. Kita ga bisa peluk ibu.

Tiap tahun, iya dari tahun ketahun ucapan "Selamat Hari Ibu" buat Mamaku selalu sama ndak yang berubah. Ndak ada kata - kata romantis, cuma "Selamat Hari Ibu Mama sayang. Terima Kasih lebih dari apapun segalanya". Klasik memang atau bisa jadi ndak kreatif, tapi Mamaku tau apa sebenernya yang bener - bener aku pengen bilang dan Mamaku tau aku ndak sanggup menyampaikannya ke Mama. Beliau paham sisanya aku sampaikan sama Tuhan aja. Hmmmm... Kangen mama.

Kalau mau bilang hal - hal luar biasa apa aja yang udah Mama kasih ke aku dan kakak -kakakku itu ndak akan sanggup terurai tanpa air mata. Beliau bener - bener super duper super hero. Rasa ndak mau bikin Mama berat, tapi ada aja yang buat Mama berat. Misal aku memang harus minta sesuatu ke Mama, aku selalu menyampaikan dengan "Ma... Maap ya  Ma"... dan Mama selalu jawab "Ga apa - apa, jangn minta maap". Tiap aku nerima Jawaban Mama yang luar biasa kayak gitu, diamanapun aku berada, mau itu ditempat umum, sedang dengan atasan atau diruang kuliah, aku pasti berlinang - linang dan berusaha biar air mata ga meleleh. Cuma Mama yang ga pernah nyakitin hati kita semua bukan?? Kadang kita nangis karna Mama, bukan karna Mama yang salah atau nyakitin kita. Tapi kita yang kadang - kadang ga sengaja nyakitin Mama.

Dan ada juga beberapa Sahabat dan Temanku yang Ibunya sudah disurga. Mereka merayakan dengan Berdoa dan mengenang semuanya yang kesisa diingatan mereka. Semua kenangan. Lebih pilu dan syahdu beribu kali lipat daripada aku yang melewatkan Hari Ibu cuma beda kota sama Mama. Mereka luar biasa.

Dan kedua kakak perempuanku juga Ibu muda. Kakakku yang pertama anaknya udah 1,5Tahun. Yang kedua mudah - mudahan lancar, nanti Maret tahun depan juga jadi ibu. Ada juga sahabat - sahabatku yang luar biasa.Sampai detik ini, diantara sahabatku Gege masih menyandang Ibu muda paling tangguh menurutku. Dan Gege sungguh luar biasa. Lalu beberapa lagi diantaranya masih hamil besar, insyaallah dilancarkan sampai dan berlangsungnya lahiran. Luar biasa. Mungkin nanti aku juga akan jadi Ibu :)

Happy Mother's Day semua wanita kesayanganku. Tetaplah jadi yang luar biasa bagi anak - anakmu. And Happy Mother's Day for every Mother's around the world.

Mungkin kata - kata Bang Haji Rhoma bener, ini paling bener. Hormati Ibumu.

Terima Kasih Mama atas semua segala hal yang ndak bisa dibantahkan. Terima Kasih atas tiket memasuki dunia. Semua doa terbaik buat Mama. I Love U Mama, Very much.

Thursday, December 19, 2013

Hujan, Genangan air Dan Prilaku para pengendara.

Helloooww...
Kali ini aku mau nulis tentang 3 komponen yang menyebalkan tapi selalu hadir bersamaan.

Akhir - akhir ini kita sedang musim hujan banget ya, mulai hujan ringan sampe turun salju (Tapi di cairo aja brei, indonesia sih engga. Palembang apa lagi). Selain musim pancaroba yang muncul hampir tiap musim hujan, juga ada musim banjir datang besertanya.

Dan sebenernya hal yang bikin sebel banget adalah para pengendara yang suka ga pake akal saat nyetir kendaraannya, baik mobil ataupun motor. Memang ga semua orang yang berkendara itu menyebalkan dan ga pake akal saat nyetir pas hujan dan toleransi kepada yang lain. Hanya sebagian aja, tapi sering dijumpai.

Kayak tadi sore pas jam - jamnya pulang dari kerja itu hujannya deres bener sampe anginnya itu niup - niup roknya mbak - mbak yang kost deket kantor, sampe Hulk aja mesti pegangan sama popeye saking kencengnya. Ga kira - kira pokoknya, jadi kita mesti nunggu agak reda. Setelah rintik aja baru kita - kita pulang, dan akucminta anterin temen yang pake motor.

Ga jauh dari kantor itu jalannya tergenang air gara - gara hujan (iyalaha, masak gara - gara pipisnya Hulk), jadi temenku ini pelan - pelan dong ngegas motor biar ga nyipratin orang yang ada disekitar sana.

Eh.... Dari arah berlawanan ada mobil A*anza item yang ngebut ga kira - kira, entah dia kebelet eek atau emang udah kecepirit ga ngerti deh. Gara - gara doi ngebut alhasil air genangan ini nyipratin kita - kita (akik, temen, dan orang - orang sono yang ngindarin cipratan), itu rasanya pengen loncat dari motor trus narik kepala yang punya mobil sampe kepantatnya. Tapi karna itu cuma imajinasi aku aja, aku cuma sanggup mukul mobilnya doang sekencang yang aku bisa. entah mungkin siempunya mobil berasa mobilnya digaplok, dia ngebuka kaca dan aku kasih jari tengah (pengennya jari tengahnya Hulk, tapi ya udahlah). Sebenernya jari tengah doang ga cukup buat orang - orang macam itu, minimal dikasih kelas tata kramalah tu orang.

Ga jauh dari sana jalan - jalan pada kegenang semua dan temen aku mutusin buat lewat sudirman aja ngelawan arah dikit karna kost ku juga ga jauh dari jalan itu. tapi rupanya tantangan didepan lebih suram, kayak lagi ada rombongan touring motor berjemaah. Akhirnya aku jalan kaki aja, dan kasianpun juga temenku.

Aku pikir dengan jalan kaki dan menghadapi para rombongan pemotor itu lebih aman dari pada lewat genanangan trus dicipratin sama pengendara mobil yang kecepirit. Rupanya dugaan itu salah banget. Yang ini lebih sadis. Hujan = banjir dan hujan = macet itu bleketek banget. Iyap, saking macet para pengendara motor ini naik - naik ketrotoar tempat pejalan kaki lewat, kenapa mereka ga naik bus kota aja daripada naik trotoar.

Belum begitu jauh dari tempat aku pisah sama temenku tadi, aku dan ada beberapa ibu - ibu yang jalan ditrotoar diklaksonin sama pengendara motor yang naik ketrotoar. Dan itu orang nglaksonnya ga kira - kira, kayak kita yang salah ngehalangin jalannya dia. Mas - mas itu kurang beruntung nglaksonin aku yang masih emosi gara - gara mobil tadi, akhirnya aku balik arah ke dia dan bilang "kalo nak cepet, kau terbang bae" yang bahasa indonesianya adalah "kalo kepengen cepet, anda terbang aja deh" lalu aku pergi. Hiiiih... dia bener - bener bikin Dian sastro ini kesyel (mlengos)

Ya ga abis pikir aja... dia jelas - jelas ngambil hak pejalan kaki dengan nikin motor ke trotoar, dan lalu nglakson - nglakson pejalan kaki yang ada ditrotoar. ini lebih - lebih lagi dari orang yang kecepirit. mungkin malah eeknya udah keras dicelana dalemnya.
Buat temen - temen sekalian yang berkendara, tolonglah jadi pengendara yang keren dong. Jangan ugal - ugalan. Untung aku bukan kapolda, kalo gitu aku cabut semua deh sim - sim pengendara yang kelakuannya yang dua pengendara itu tadi. Karna berhubung aku bukan, ya udah.... cuma bisa melampiaskan kekeselan dengan mencaci mereka aja. Dian sastro ga niat kitu lo ya, sebenernya ;)

okey babay...

Saturday, April 13, 2013

Happy B'day My Boo :)

Yah... Memang nggak jam 12 ini nanti sampai dimata kamu..
tapi , aku juga gak jam 12 ding :((

13/04/2013
Happy B'day my lovely Boo :)
26 Tahun ya kamu sekarang.. iya tambah tua loh ya, sadarkan kamu sayang kalo kamu tua..?? 

gak banyak yang bakal aku sampaikan sayang,, hanya doa-doa kecil yang aku punya buat kamu..

selamat ulang tahun sayang, semoga kamu tetep dikasih kesehatan sama Allah SWT..

selamat ulang tahun sayang, semoga kamu tetep dikasih rejeki yang lancar..

selamat ulang tahun sayang,  semoga tetep jadi yang terbaik buat keluarga kamu. aku. dan orang-orang disekitar kamu.

semoa doa yang terbaik buat kamu sayang.

aku aminkan semua doa buat kamu sayang.

happy b'day my boo... :)
I Love You

Saturday, November 17, 2012

antara aku, hujan dan tulisan ini

yah... laptop yang sudah kututup beberapa jam yang lalu aku nyalakan kembali kembali hanya sekedar ingin membagi kegilaanku malam ini..

setelah sesak menangis, kepala menjadi berat karna menangis, mata bengkak karna menagis. hujan turun perlahan. setitik. rintik. guyur. lalu deras.

tak tau dari mana gagasan ini bisa muncul di kepalaku.
ketika hujan deras-derasnya menghentak bumi, aku memilih keluar ke atas dan membiarkan tubuh kurusku dihentak hujan. kubiarkan basah. kupastikan air mata menyatu bersama hujan.

entah untuk apa tujuannya aku lakukan ini. hanya ingin mengalirkan kesedihanku saja. sedih entah karna apa. setidaknya ada yang menemaniku menangis malam ini. hujan menemaniku.

dingin dan aku bergidik dengan tingkah nekat ini. beruntung tetangga tak ada yang melihatku. selain aku dianggap gila pasti mereka akan datang dan menyuruh ibu kosku memastikan apakah aku manusia atau setan.

mandi hujan seperti waktu kecil. rindu akan hal itu diam-diam menyelip. hanya saja yang bedakannya adalah mandi hujanku malam ini agak tak wajar. seperti hilang akal sehat. anggaplah.

kunikmati saat dinginnya sampai badanku menggigil, tulang-tulangku ngilu, nafasku sesak dan kepalaku pusing. berharap aku bisa tidur setelahnya dan bukan malah flu.

seperti sosok dingin menyentuhku.. hujan benar-benar menyuntuhku.. membangkitkan kegilaan didalam diriku.

hampir satu jam saja diatas,, kurasakan cukup. tubuh tipis ini ternyata tak mampu bertahan lebih lama diatas. andaipun bisa, kurasa bukan dalam kondisi sadar, tapi pingsan. malah jadi ribet nantinya.

membersihkan diri, ganti pakaian, keringkan rambut. lalu ku tulis. mungkin beginilah terus nantinya. hanya sebagai rahasia. ya,,, karna hanya sedikit orang yang mengunjungi blogku ini.. bahkan orang-orangpun banyak yang tak tau. yang taupun aku jamin tak pernah menjamahnya. termasuk orang yang aku ceritakan di setiap postinganku.

diluar sana hujan menjadi-jadi. mencoba merayuku untuk keluar dan basah lagi.
cukup untuk hari ini hujan. mungkin lain kali. aku lelah. perutku makin nyeri,, ah iya perutku. setelah ada hasilnya mungkin aku bisa bicara lebih lanjut.

riweuh ya ini hidupku... atau hanya aku yang menganggapnya seperti itu??? ya.. tentu saja hanya aku dan aku sendirilah yang membuatnya begitu rumit.

semoga hujanpun bisa mengalirkan ketegangan hidupku. dan aku bisa lebih lebih lebih lebi santai lagi. semoga saja ya hujan..

hujan.. terimakasih atas buaianmu.

tangis yang ( mungkin ) tak berarti

Hal yang aku lakukan saat menutup pintu kosan dan menangis hingga terduduk membelakangi pintu adalah menelpon mama dangan menangis dan kebohongan didalamnya..

seorang anak yang sedang tinggal jauh dengan orang tuanya, tiba-tiba menelpon sambil menangis tentulah membuat mereka khawatir bukan..??

iya,, aku telpon mama sambil sesegukan,, betapa aku bayangkan raut wajah mama yang sedang mendengarkan diseberang telpon sana. mama bilang kenapa nak,, ada apa,,?? aku hanya bisa bilang dengan terbata-bata karna tangis.. ga papa mah, cuma mens adek sakit ma, sakit banget. maap tuhan itu bohongku.. aku hanya ingin ada yang mendengarkanku menangis malam ini. menemaniku melewati sakitnya kenyataan malam ini. kau menemanikukah tuhan setelah semua yang telah aku lakukan. setelah segalanya tuhan.

aku ini setan dalam wujud sempurnamukah tuhan??

dia mungkin benar, semua harus diperbaiki. tapi, dengan apapun itu semua yang dia mulai?? aku terima tuhan jika kondisinya memang begini. kuatkan aku tuhan. mungkin aku salah satu dari ribuan makhluk yang berfikir realistis dalam sepanjang hidupku.

apakah ini buah dari pemikiran realistisku?? aku sukar berpikir dengan hal yang bertele-tele.
lalu tuhan untuk apa aku menangis lagi. mengapa rasanya sakit sekali.

suara mama sedikit menurunkan rasa kesepianku. perasaan sendirir yang tak hentinya datang ketika ini terjadi. berkali-kali.

tuhan. aku tau yang terbaik untukku. engkau, aku mohon dukunglah dengan kemampuanmu itu.
aku tau ini pilihan yang kau sediakan. aku memilih ini, artinya kau harus mendukungku.

sakit ini semoga tak aku keluarkan lagi. hal ini semoga tak terulang lagi. rasa sepi ini semoga bisa aku kendalikan. resah seperti ini semoga bisa aku kurung.

tuhan tolong, saat aku membuka mata esok hari. buatlah keadaanku senormal mungkin seharusnya.

Thursday, November 15, 2012

Air Mata Tentang Apa??

Tadinya aku memilih untuk membaca novel yang ku beli beberapa jam yang lalu,, dan mengabiskannya untuk liburku malam ini...

beberapa lembar sudah kubaca sembari menemani kekasihku makan malam, tadi. dan pulang ini aku akan melahap dua novel yang lumayan tebal, niatku.

beberapa lembar selanjutnya aku lewati,, dan tak ada sedikit kaitannyapun dengan novel itu tiba ada yang basah mengalir dari mari mataku. hangat. dan membuat wajahku panas. air mata. aku menangis.

aku coba menyekanya berkali-kali agar tak keluar lagi dan fokus pada bacaanku. tapi tak berhasil, tangisku semakin jadi dan menjadi-jadi.

aku sudah tak berkonsentrasi lagi dengan bacaanku, aku tegakkan dudukku dati posisi tidur. ku atur nafasku agar tak terengah-engah karna tangis. menetralkan pikiranku. dan tangisku pecah bersama hujan. ya, untung ada hujan. yang menyamarkan tangisku. lalu air mataku terus saja mengalir. apa ini?? ada apa denganku??

"kau sedang rindu".. terdengar seperti itu bisikan dari dalam. aku rindu?? ah tangisku makin brutal..

mungkin memang aku sedang rindu.. rindu rumah.. papa.. mama.. aku tangisi saat aku ingat itu.. tapi belum ada rasa lega.. entahlah, aku hanya merasa sepi.. sepi sesungguhnya.

aku sudah sesak nafas karna tangis ini.. bibirku bergetar karna tangis ini.. akhirnya aku tau 70% penyebab tangisku.. keegoisanku. ya, andailah begitu.

seharian, dari semalam kemarin malah aku merasakan kesal. yang aku diamkan dan aku ajak kompromi dengan menyibukkan diri. membenahi kamar, tidur seharian, memutral playlist kesukaanku berkali-kali, makan, belanja. semua aku coba biasakan. aku coba kuatkan. tapi ternyata semakin aku mencoba untuk tegar, untuk kuat, aku semakin merasa aku ini payah, lemah. selangkah aku memasuki kamarku dan sendiri tanpa siapapun, aku menangis sendiri, terisak sendiri. ruang yang "sendiri" ini sudah begitu lama tinggal dan menyeruak ketika dia tau waktu yang tepat.

bagai manusia yang berkepribadian ganda. dua sisi yang berbeda. aku selalu tak mau sendiri dalam waktu apapun. aku takut terlalu sering menangis. aku lelah terus-menerus menangis. menatap buram pandanganku yang ditutupi butiran bening basah. menghabiskan berlembar-lembar tissue untuk menyeka. aku takut jika sewaktu-waktu nanti, aku benar-benar terbiasa dengan sendiri dan tak akan menangisinya lagi. apakah pada saat itu berarti aku tak akan peduli lagi. tolong... aku tak mau itu dan waktu itu terjadi.

tapi aku bisa apa.. jika ini aku suarakan, maka keegoisan malah yang akan timbul, ketidakmengertian, kesalahpahaman, dan "perang dingin" yang akan menyeruak.

aku ingin menjadi sisi yang mengerti, memahami dan "tak menggangu".. untuk menjadi itu apakah pantas aku menunjukkan apa yang aku mau?? menunjukkan opini ketakutanku tadi?? aku rasa itu tak pantas. lalu terus seperti ini?? mungkin. sampai kapan?? aku tak tau. mungkin sampai waktu yang tepat. dan ketika itu, aku berharap aku masih bisa menangis. mengapa harus tetap menangis?? karan dengan menangis aku bisa merasakan hal yang lainnya. aku bisa bahagia, aku bisa cemburu, aku bisa marah, manja, kesal, dan segalanya. karna menurutku menangis tanda dari rasa itu masih ada. dari pada aku tak peduli lagi.

tapi.. apakan dengan aku diam kau akan paham, mengerti dan merasakannya?? mungkin iya, tapi kau akan merasakannya dari segi kekecewaan dan kemarahanku saja. bukan dari kesendirianku. lalu harus bagaimana?? entahlah... mungkin jalani saja. lalu kapan akan berakhir sampai pengertian itu ada??? aku juga tak tau.. mungkin nanti. cepat atau lambat. nanti.

tangis mulai ringan,, tapi hati masih gelisah entah karna apa lagi. apa harus aku biarkan lagi sampai tangis berikutnya pecah, sampai semuanya jelas mengapa.

aku yang menyayangimu. tangisku untuk semua sayangku. untukku yang menyayangimu.

backgound baru....!!!

Yeiiiiiyyyyyyyyyyyy....
Akhirnya background blogku ganti jugak.. seletelah putus asa berbulan-bulan gak bisa diganti ini,,, heuheuehuu...
tapi akibat ketidaksengajaan eeeeeehhhhh keganti,,, sik asiiiikkk,,, ullalalaaaa..

Udah sih cuma mau info itu doang kok... hihihiiii...