Pages

Wednesday, September 14, 2011

PETI.... bukan pempek tikus, tapi pempek ti**t...!!

helloh teman....
lama ya saya gak senggol - senggol kalian,,, aaaaahhh... kek dangdutan...!!!!! *senggol maaaaang*

kali ini saya akan menguak satu rahasia dibalik kelamnya dunia pergorengan abad ini...

gak berlama - lama saya basa basi...
ya kalian taulah ya,,, basa basi saya itu selalu saja sama,, hanya lelucon garing aja...

13 september 2011
16:45wib

alkisah... pada hari tersebut ada salah satu teman kantor saya berulang tahun.. sebut saja namanya bunga *bukan nama sebenarnya*...
si bunga ini dengan sadar dan tidak dalam tekanan siapapun berniat mentraktir kita, teman - teman dikantor.
karena bingung ingin membelikan makanan apa,, si bunga meminta saran kapada kami untuk membeli apa,, setelah dibicarakan dengan *tidak* serius, akhirnya diputuskan untuk membeli gorengan saja sejumlah Rp.60.000,- ...
dikantor itu, dilantai bawah bagian kantor cabang ada 3devisi... CS, TELLER, DJS. jadilah gorengan sejumlah Rp.60.000,- itu dibagi menjadi 3bungkus sewang, yang isinya bermacam - macam jenis gorengan.

dan si bunga meminta burhan *bukan nama sebenarnya*,, OB kantor kami yang baik hati dan masih muda,, dan masih sangat terlalu muda untuk saya kecengin... #sigh ...

dan berangkatlah si burhan untuk membeli gorengan tersebut,,, beberapa menit kemudian si burhan datang gorengan yang di idam - idamkan...
kamipun menyambutnya dengan riang gembira.. dan joget hula - hula *yang ini hanya fiksi belaka*...

si burhan ini membawa 3kantong asoy sesuai dengan yang dipesankan tadi..
setelah kantong berisi gorengan itu dibagi - bagikan,, dengan jumawanya dan tanpa berpikir telalu lama, kami grepehlah gorengan - gorengan yang tak berdaya itu.

dan disaat kami sedang menikmati gorengan hangat itu..
tiba - tiba saja burhan mengaduk - ngaduk kantong gorengan dan merobek kertas pembungkus gorengan tersebut.

aku yang bingung dengan kelakuan burhan yang grasak - grusuk tepat disebelahku akhirnya menanyakan maksudnya dia apa sih begitu..

aku  : "heh burhan ngapain siiih ya ni kantong diaduk - aduk,, cari cabe??? cabenya dibawah noh..."
burhan : "bukan mbak anggun... ituloh PETI... PETI..."
aku  : "PETI??? pempek tikus??? gak ada,, ini bakwan sama tahu sama pisang aja. pempeknya mah gak      ada"
Burhan : "bukan mbak... ituloh PETI.... PEMPEK TITIT....... tadi perasaan aku tarok dikantong iniloh,, apa dikantong yang di DJS ya??? aaaah.. padahal tinggal dikit itu tadi"
Aku : ".............................................................*speechless* *sambil ngeliatin burhan dengan mulut nganga "
Burhan : "knp mbk????"
Aku : "Burhan.... kamu bilang pempek apa tadi???
Burhan : "pempek titit mbk....!!! kenapa????"
Aku : "gak ada nama lebih bagus dikit apa gitu???"
Burhan : "emang namanya gitu kok mbak..,, udah ya... aku ke DJS dulu,, mw ambil satu"
Aku : "...................................................................."

dan ternyata si burhan benar - benar ke DJS untuk mengambil seonggok PETI itu..
gosh... pempek titit... pempek titit.. PEMPEK TITIT....!!!!
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkkk............
kenapa ada orang yang dengan teganya menamai itu makanan dengan sebegitu vulgarnya???
apakah yang jual atau yang buat pempek tersebut sedang dalam keadaan dikecewain suaminya,, sehingga dia *maap* memotong T***T suaminya lalu dijadikan pempek???...
sungguh saya tak sanggup memakannya sodara jika barang bukti tersebut ada didepan mata saya...
bagaimana dengan anda??????
sungguh hanya yang menciptakan kata - kata itu yang tau maksudnya,,, dan mengapa itu dinamai seperti itu..
padahal barang bukti tersebut besarnya hampir tidak menyamai sit***t itu sendiri... hmmmmmm.....
dari segi konturpun sanagt jauh,,, barang bukti ini sungguh lentur,, jika kita pegang salah satu ujungnya,,, maka bagiantengahnya akan membentuk huruf U..
sungguh sangat brminyak,, lembek, dan cenderung kasar..
sungguh berbada sekali bukan....


aaaahhh... sungguh tak kuasa melanjutkannya,,
silahkan teman - teman membuat spekulasi yang lebih tepat..
.bisa kejang - kejang,, trus keluar busa dari mulut kalo saya yang lanjutkan..

saya gunung bertugas undur diri,,
alhamdulillah yah....




ohya... ini dia tersangka utamanya....




0 comments:

Post a Comment